BEDAH AYAM UNTUK MENGETAHUI JENIS PENYAKIT
January 14, 2019
Add Comment
- Ayam mati (< 4-lima jam) atau yg disembelih dicelupkan ke air hingga basah, supaya waktu melakukan bedah ayam tidak terganggu sang bulu-bulu ayam.
- Ayam diletakkan terlentang, dada menghadap ke atas. Dengan gunting dicari kulit antara paha-perut ayam, lalu disayat didaerah itu (seperti garis kuning berbentuk hurf V), Kemudian kulit paha dikelupas serta dicermati di otot paha luar dan pada. Lihat apakah ada garis-garis pendarahan / garis-garis merah di otot paha - ini adalah gejala kerusakan dampak penyakit GUMBORO.
- Kelupas kulit dada ayam hingga kelihatan daging otot dada, dilihat juga apabila ada pendarahan pada otot dada, dan lemak (bagian putih) di antara perut dan otot dada - infeksi GUMBORO atau AI pula menerangkan pendarahan di bagian ini.
- Sayat bagian antara daging dada-lemak perut secara mendatar, teruskan sayatan hingga bagian dada tanggal atau bisa diangkat - nanti akan kelihatan terdapat jantung, hati, serta usus. Dilihat apakah bagian-bagian ini higienis atau ditutupi selaput putih tebal - lapisan putih tebal umumnya merupakan indikasi terdapat infeksi COLI (umumnya karena air minum yg tdk steril)
- Ambil jantung, cuci bersih serta diperhatikan apakah ada bagian pendarahan di lemak jantung (pertanda infeksi AI atau ND), atau pendarahan pada otot jantung (pertanda KOLERA).
- Lihat bentuk hati (besar atau mini ), warna hati, (umumnya bila terdapat infeksi bakteri akan tampak dgn adanya bintik-bintik putih-kuning/KOLERA, jika berwarna kuning/kemungkinan lantaran danya perlemakan hati atau sanggup juga krn ayam tertekan karena kepanasan).
- Hati dibalik buat melihat kantung empedu, ditinjau apakah ukurannya normal/mini atau akbar. Kantung empedu yang hijau serta mengembang menunjukan bahwa ayam tidak makan dalam ketika usang - umumnya sejalan dengan NYILET/kurus ayam hingga terasa tulang dadanya.
Terimakasih semoga bermanfaat.
by: Moh Indro Cahyono
0 Response to "BEDAH AYAM UNTUK MENGETAHUI JENIS PENYAKIT"
Post a Comment