MENGUPAS PERILAKU BURUNG YANG GEMAR MENCABUTI BULUNYA SENDIRI

Burung yang seringkali terlihat mencabuti bulunya sendiri atau dikenal menggunakan istilah 'kanibal' merupakan gejala generik yg kerap ditemukan pada burung peliharaan baik menurut jenis burung paruh bengkok maupun burung kicauan. Secara generik juga tanda-tanda tersebut biasanya berhubungan langsung dengan kondisi kesehatan maupun psikologis dari burung tadi, terutama burung paruh bengkok. Jadi wajib diperhatikan jua disini, bahwa mencabuti bulu merupakan sebuah tanda-tanda serta bukan penyakit.


Berikut ini adalah beberapa gejala yang menyebabkan burung sering mencabuti bulu-bulunya .
Kondisi Normal
Bisa disebut kondisi normal adalah saat burung memasuki masa perkembang biakannya, sebagai contohnya burung kakatua , dia akan terlihat acapkali mencabut bulu-bulu mereka sebelum bersarang.
Iritasi pada bulu
Iritasi atau rasa gatal yg terjadi dalam kantung bulu primer menarik perhatian burung untuk melakukan apapun berasal sanggup membuatnya merasa nyaman seperti mengunyah atau menggigit bulu yang terkena iritasi tadi atau mencabuti bulu tersebut. Kemungkinan iritasi atau gatal ini terjadi lantaran infeksi terkait denan tungau, bakteri, fungi atau virus. Beberapa spesis tungau memang dikenal hidup pada lapisan bulu yg terdalam. Selain tungau adanya infeksi bakteri serta jamur mampu mengakibatkan rasa gatal pada bulu merupakan bakteri Staphylococcus dan jamur mucor.sp serta Rhizopu.sp.
Alergi
Kemungkinan burung terkena alergi pula mampu terjadi saat kondisi lembab dimana dalam syarat tersebut jamur aspergillis.sp sering tumbuh pada bahan-bahan organik seperti jerami, sayuran yang sudah kering dsb, jadi alergi bisa jadi karena makanan yang mengandung jamur serta ada beberapa kasus burung paruh lovebird yang alergi dengan biji bunga matahari .
Iritasi pada kulit burung
Banyak hal yang bisa ditemukan dalam sebuah rumah tinggal ternyata bisa meracuni  burung serta sering dikait-kaitkan dengan gatal yang dialami oleh burung. Misalnya asap atau aroma dari minyak goreng, pewangi ruangan yang mengandung alkohol, asap rokok, dsb. Zat-zat tersebut jika terkena kulit burung akan menjadikan iritasi serta rasa gatal sehingga burung akan mengatasi rasa gatal tersebut dengan menggigit atau menarik narik bulu-bulunya.
Akibat penyakit berdasarkan dalamBurung tidak memiliki tangan serta karena itulah kalau kulit atau bulunya terasa gatal maka yang ia lakukan adalah mengunyah atau menggigit gigit bulu tersebut hingga rasa gatalnya hilang. dari sini kita sudah harus tahu bahwa terjadi sesuat pada burung diarea tersebut bisa karena infeksi, iritasi atau tungau seperti yang disebut diatas, namun beberapa kasus menunjukan bahwa burung yang terkena infeksi Giardia . Infeksi giardia yang disebabkan oleh organisme serta terjadi dalam usus inilah yang menyebabkan burung sering mencabuti bulu. 

Selain itu infeksi karena Chlamydophila juga dihubung-hubungkan dengan aksi menggigit serta mencabuti bulu ini. Beberapa penyakit hati yang menyebabkan pengendapan garam empedu bisa menyebabkan iritasi pada kulit.
Kurang Gizi
Kekurangan gizi akibat pemberian pakan yang tidak teratur atau buruk bisa menyebabkan bulu bulu menjadi jelek serta kulit terkelupas kering serta bisa membuat kulit lebih rentan terhadap infeksi sekunder. oleh karena itulah pemberian pakan yang baik serta bergizi tinggi sangat dianjurkan terlebih yang mengandung vitamin A yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit serta selaput lendir. kekurangan vitamin A ini biasanya dialami oleh burung yang hanya diberikan pakan biji-bijian saja .
Keracunan logam
Keracunan logam berat ini sering dikait-kaitkan dengan burung yang sering menggigit sangkar yang terbuat dari besi atau mengunyah benda yang mengandung logam, seng, tembaga serta timbal. hal ini bisa memberikan pengaruh buruk pada kesehatan burung serta efeknya burung sering mengunyah bulu-bulunya sendiri.
Masalah Hormonal
Masalah bulu yang rontok atau tidak ada bulu sama sekali dapat terjadi karena masalah hormonal seperti hipertiroid (yang berfungsi menaikan kadar kelenjar tiroid) serta penyakit Addison ( penurunan kortikosteron oleh kelenjar adrenal), meskipun bukanlah penyebab langsung burung menggigit atau mencabuti bulunya tetapi masalah ini bisa menyebabkan rasa gatal serta iritasi pada kulit.
Masalah Fisik serta Psikologis burungMelukai diri sendiri merupakan masalah fisik serta juga masalah psikologis dari burung. jadi ada kemungkinan burung mengalami stress, kebosanan, sedang merasa tidak sehat, jenuh, frutasi sexual serta semua yang berkaitan dengan kondisi mental si burung.
Bosan
Seperti sudah disebutkan diatas kebosanan juga bisa memicu burung melakukan tindakan yang menyakiti dirinya sendiri misalnya mencabuti bulu-bulunya, dalam hal ini diperlukan tindakan sepreti memperkaya isi dalam kandangnya misalnya dengan mainan, menambah variasi makanannya serta mungkin bisa juga memberinya teman bermain (pasangannya).
Frustasi sexual
Burung yang sering sendiri ataupun yang sudah lama hidup sendirian pasti akan mengalami masa-masa bosan serta frustasi, akibatnya burung sering terlihat menyakiti dirinya sendiri, sama seperti pada point diatas memberikan teman atau pasangannya bisa membantu melunakkan sikap burung tersebut serta mengembalikam kondisi psikologis dari burung tersebut.
Gelisah
Kandang yang terlalu penuh sesak oleh burung , lokasi kandang dengan lingkungan yang terlalu berisik atau banyak gangguan dari lingkungan sekitar bisa menjadi sumber kecemasan serta kegelisahan bagi burung paruh bengkok, evaluasi diperlukan terhadap manajemen burung serta lingkungan.
Itulah beberapa gejala yang bisa mengakibatkan burung mencabuti bulu-bulunya sendiri serta ada baiknya juga kita sebagai perawatnya untuk mulai mengantisipasi serta mengawasi jika hal tersebut berkelanjutan. 

Dengan perawatan yang teratur baik dari pemberian pakan, kebersihan kandang, pemberian vitamin serta suplemen, manajemen kandang serta lingkungan sekitar. 
Semoga berguna

0 Response to "MENGUPAS PERILAKU BURUNG YANG GEMAR MENCABUTI BULUNYA SENDIRI"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel