PENYAKIT BURUNG
January 09, 2019
Add Comment
+PENYAKIT BURUNG
Penyakit burung serta pengobatannyaPenyakit karena kekurangan asupan pakan yang seimbang
- Gejala: Pertumbuhan terhambat, rabun senja, mata menjadi sakit (xeropthalmia), kulit serta bulu sebagai kasar, gangguan reproduksi, persendian membengkak serta kaku. Jika kondisi parah akan ada kebutaan. Nama serta penyebab: Avitaminosis A/ Kekurangan vitamin A. Pencegahan: BirdVit, Pengobatan: BirdFisrtAid (BFA) serta terapi BirdVit
- Gejala: Nafsu makan hilang; tubuh kurus, otot lemah, terjadi degenerative kondisi tubuh, serta kelumpuhan. Nama serta penyebab: Polyneuritis/ Kekurangan tiamin (Vitamin B1). Pencegahan serta pengobatan: BirdVit (Burung terkena polyneuritis jangan diberi pakan mengandung thiaminase, menyerupai ikan mentah)
- Gejala: Tumbuh lambat, terjadi sindrome curled toe paralysis (anak burung berjalan pada persendian tarsonuta tarsus serta jari-jarinya melekuk ke pada), kelumpuhan kaki serta daya tetas telur menurun. Nama serta penyebab: Paralysis/Kekurangan riboflavin (vitamin B2) Pencegahan, pengobatan, pengendalian: BirdVit serta terapi BirdMineral
- Gejala: Bulu rontok, pertumbuhan lambat, kulit bersisik serta daya tetas telur turun. Nama serta penyebab: Avitaminosis B5/Kekurangan vitamin B5 (asam pantotenat). Pencegahan, pengobatan, pemulihan: BirdVit serta terapi BirdFine
- Gejala: Pertumbuhan lambat, terdapat kutil di jari-jari serta kaki, gemetaran, gerakan tubuh tidak terkoordinasi. Nama serta penyebab: Dermatitis/Kekurangan B6 atau piridoksin. Pencegahan,pengobatan, pemulihan: BirdVit serta terapi BirdFine atau BirdMineral
- Gejala: Pertumbuhan lambat, pertumbuhan bulu buruk, daya tetas telur rendah. Nama serta penyebab: Avitaminosis B12/ Kekurangan vitamin B12. Pencegahan, pengobatan pemulihan: BirdVit, BirdMineral serta BirdFine
- Gejala: Selaput lender lisan membengkak, berdarah serta luka-luka; tulang lemah; kapiler darah gampang pecah. Nama serta penyebab: Avitaminosis C/Kekurangan Vit C. Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdFine serta terapi BirdMIneral
- Gejala: Tumbuh lambat; tulang kaki serta dada membengkak; paruh lunak serta kulit telur tipis. Nama serta penyebab: Rachitis/ Kekurangan vitamin D serta kalsium. Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdFine serta terapi BirdMIneral
- Gejala: Tumbuh lambat; kegagalan reproduksi; gangguan jantung; nir bias berjalan atau bangun secara normal; lumpuh; alami enchephalomalica: penyakit berdasarkan otak yg menyebabkan burung berputar-putar ke belakang atau lari ke belakang, ke samping, atau berjungkir kembali. Nama serta penyebab: Perosis (Avitaminosis E)/ Kekurangan Tokoferol (Vitamin E). Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdFine serta terapi BirdMIneral
- Gejala: Praktis terluka, alami pendarahan; pembuluh kapiler mudfah rusak dan/ atau pecah. Nama serta penyebab: Hemorraghi/Kurang vitamin K. Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdFine serta terapi BirdMIneral
- Gejala: Kelainan tulang; pembesaran persendian; kelumpuhan serta pelunakan tulang tua. Nama serta penyebab: Demine – ralisasi tulang/Kekurangan Ca (Kalsium). Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdFine serta terapi BirdMIneral
- Gejala: Timbul rachitis serta osteomalacia; pica atau kelainan nafsu makan, suka makan tanah, tulang atau kayu; kelemahan otot serta kekuan persendian. Nama serta penyebab: Kekurangan P/Kekurangan P (phosphor). Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdFine serta terapi BirdMIneral
- Gejala: Kejang-kejang; sempoyongan. Nama serta penyebab: Tetany (Kekurangan Mg) / Kekurangan Mg (Magnesium). Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdFine serta terapi BirdMIneral
- Gejala: Tumbuh terganggu; lemah; mudah kena tetanus yg diikuti kematian. Nama serta penyebab: Defisiensi K (Kalium)/ Kekurangan Kalium. Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdFine serta terapi BirdMIneral
- Gejala: Kekurangan NaCl (garam dapur). Nama serta penyebab: Penurunan berat tubuh akhir penurunan konsumsi kuliner/ Kekurangan garam dapur. Memberikan garam dapur pada bentuk batangan merupakan langkah tepat. Pemberian NaCl tidak lebih berdasarkan dua% menurut total pakan.
Gejala: Kotoran warna merah; diare berdarah yang berlanjut ke kematian. Nama serta penyebab: Koksidiosis/berak darah/ Disebabkan agresi Eimeria sp. Pencegahan: FreshAves, Pengobatan: BirdBlown
Penyakit lantaran bakteri
- Gejala: Kotoran putih menyerupai kapur. Burung indolen. Nama serta penyebab: Pullorum/ berak kapur/Bakteri Salmonella pullorum. Pengobatan: Jaga kebersihan sangkar serta peralatan dengan penyemprotan rutin tiap bulan dengan FreshAves
- Gejala: Kotoran encer tidak wajar; burung lesu, nyekukruk. Nama serta penyebab: Enteritis/ Bakteri Salmonella pullorum serta Escherichia. Pengobatan: Jaga kebersihan sangkar serta peralatan dengan penyemprotan rutin tiap bulan dengan FreshAves
- Gejala: -Suhu naik; demam; nafsu makan turun;-lesu lemah; muncul tanda-tanda kena flu, ingus keluar serta bersin-bersin. Nama serta penyebab: Psittacosis/ Virus Miyaga- wanella psittaci. Pencegahan: Penyemprotan rutin tiap bulan dengan FreshAves. Tingkatkan daya tahan burung menggunakan BirdVit. Pengobatan: BirdBlown, BirdTwitter
- Gejala: Nafsu makan turun; lesu; juga muncul tanda-tanda kena flu, ingus keluar serta bersin-bersin. Nama serta penyebab: Sinusitis atau coryza/ Virus mycoplasma serta chlamydia. Pencegahan: Penyemprotan rutin tiap bulan dengan FreshAves. Tingkatkan daya tahan burung menggunakan BirdVit. Pengobatan: BirdBlown atau BirdTwitter serta terapi BFA
- Gejala: -Sulit bernafas; serak, bunyi bahkan sampai hilang, paruh membuka,- lemah, indolen-nafsu makan turun;-menjulurkan leher. Nama serta penyebab: Aspergilosis/ Makanan serta tempat yang ditumbuhi aspergillus fumigatus. Pengobatan: BirdBlown, BirdFresh, BirdTwitter. Pencegahan: Semprot bulanan dengan FreshAves.
- Gejala: -Lesu, bulu kusam, potongan lisan yang terinfeksi jika dibuka masih ada selaput berwarna putih kekuningan; sesak nafas.-nafsu makan turun. Nama serta penyebab: Makanan ternoda fungi Candida albicans. Jamur sanggup menyebar hingga ke air sac (kantung udara). Pengobatan: BirdBlown, BirdFresh, BirdTwitter . Pencegahan: Semprot bulanan dengan FreshAves.
- Gejala: – Bulu rusak;- Burung gelisah- Suka mematuki bulu sendiri- Kanibal sesamanya;- Macet berpanDuAN BURUNG; -BerpanduAN BURUNG tidak los suaranya. Nama serta penyebab: Ektoparasit (parasit yang menyerang dari luar)/Bermacam jenis kutu serta tungau. Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: BirdBlown, BirdTwitter/Pemulihan: BirdFine serta terapi BirdMIneral.
- Gejala: Lesu, nafsu makan turun, berat tubuh turun; bulu kusam’ bulu rontok belum waktunya. Nama serta penyebab: Endoparasit (serangan dari pada)/ Sejumlah jenis cacing “Jenis-jenis cacing pengganggu burung”. Pencegahan, Pengobatan serta pemulihan: AscariStop, BirdBlown, BirdTwitterPemulihan: BirdFine serta terapi BirdMineral
Stres bergotong-royong bukan penyakit tetapi burung terlihat ketakutan, atau diam tidak berkecimpung, nir mau makan dsb. Stes bisa disebabkan lantaran perkelahian, pengang-kutan, penangkapan dll. Pengobatan serta pemulihan: BirdVit, BirdTwitter, BirdMIneral
.
+JENIS-JENIS CACING PENGGANGGU BURUNG
Berbagai jenis cacing bersama akhir yg ditimbulkannya tak jarang kali ditemukan di dalam tubuh burung. Di antaranya yg poly dijumpai yaitu cacing tenggorokan (Syngamus trachea), cacing rambut (Capillaria sp.), cacing gelang (Ascaridia sp.), serta cacing pita (Cestoda).1) Cacing tenggorokan
Gejala: Burung tampak batuk-batuk, bersin, serta menggoyang-goyangkan kepala sambil menghilangkan lendir yang keluar dari lubang hidungnya.
Penyebab: Penyakit ini disebabkan benalu cacing tenggorokan. Cacing ini hayati di daerah tenggorokan yg sanggup menyumbat kanal pernapasan sebagai akibatnya bisa menyebabkan kematian.
2) Cacing rambut
Gejala: Tidak ada tanda-tanda yg spesial . Gejala yg tampak hanyalah burung menderita diare. Namun, bila seekor burung terkena maka akan menjalar menggunakan cepat kepada semua penghuni kandang tadi sampai akhir-nya sanggup mematikan seluruh isi kandang tersebut.
Penyebab: Penyakit ini disebabkan oleh serangan cacing rambut. Infeksi cacing sanggup melalui pakan, minuman, serta tanah yang terkotori oleh telur cacing. Di dalam tubuh inang, cacing hidup pada selaput mukosa usus yang menyerap sari makan melalui darah burung yang dihisapnya.
3) Cacing gelang
Gejala: Serangan cacing ini tidak menjadikan tanda-tanda yang khas. Akibat serangan cacing ini sanggup menjadikan penyakit kurang darah (anemia) serta keracunannya pada burung inang oleh ekskresi buangan dari parasit. Demikian juga kebiasaan cacing ini menggerombol pada satu tempat sanggup mengakibatkan tersumbatnya usus sehingga berakibat burung inang mati.
Penyebab: Cacing gelang menjadi penyebab sakitnya burung-burung menurut suku paruh bengkok, merpati, serta unggas.
Tanah yang terinfeksi cacing mampu dikeduk rabat atasnya lalu diberikan kapur pertanian serta disemprot dengan larutan desinfektan, menyerupai FreshAves.
4) Cacing pita
Gejala: Cestodiosis mampu ditimbulkan sang banyak sekali jenis cacing pita, se-perti Davainea proglottina, Raillietina sp., Amoebotaenia sphenoides, dan Choanotaenia infundibulum. Gejala umum yg tampak dalam burung yang terjangkit cestodiosis yaitu indolen, pucat, kurus, anoreksia (tidak mau makan), sedikit diare. Cestodiosis davainea bisa menye-babkan burung tampak selalu membuka paruhnya menyerupai kehausan, sedangkan cestodiosis raillietina mampu mengakibatkan bulu burung men-jadi kasar.
Penyebab penyakit ini yaitu cacing pita. Cacing pita yg terpendek yaitu Davainea proglottina (0,5 mm—3 mm) serta yang terpanjang yaitu Raillietina tetragona dan R. echinobothrida (25 centimeter).
Selain pengobatan terhadap cacing, upaya pencegahan juga perlu dilakukan. Hewan perantaranya yaitu lalat serta siput darat perlu dibasmi. Hewan ini sanggup menularkan telur-telur cacing yang dimakan pada inangnya, yaitu unggas serta burung.
0 Response to "PENYAKIT BURUNG"
Post a Comment