PENYAKIT DAN PENGOBATAN PADA PENYAKIT AYAM
January 09, 2019
Add Comment
Beberapa penyakit yang sering menyerang ayam kampung dan cara mengatasinya yaitu :
1. Penyakit ND/tetelo.
Penyakit ini super ganas, pokoknya bila sudah terjangkit virus/penyakit ini hampir pasti eksklusif mangkat . Ciri-ciri ayam yang terkena pnyekit ini antara lain ; jalan sempoyongan bahkan terkadang mundur, nafsu makan tidak ada, bulu kusam alias nir mulus, kadang disertai menggunakan pilek dan lisan berlendir. guna mencegah berikan dalam ayam daun pepaya, temu ireng, temu lawak, kulit bawang putih, kulit bawang merah, daun teh, serta daun salam.
2. Tembolok yg keras bahkan cenderung nir mau mengempis.
Mungkin ini ditimbulkan karena kuliner yang terlalu keras atau kurang baik sehingga nir bisa dicerna sang ayam. Cara saya yaitu sisihkan dulu ayam yang terkena menggunakan ayam-ayam yg lain, lalu beri khusus minuman yg dicampur rebusan daun pepaya,
3. Ayam "dengkelen" alias nir bisa berjalan.
Hal ini umumnya ditimbulkan terutama kandang yang lembab atau kurang sinar matahari sebagai akibatnya pertulangan ayam relatif terganggu. Cara mengatasi yaitu dengan menggosok balsem/minyak urut ke pecahan tulang kaki yg membengkak sambil diurut beberapa kali terus diulangi hingga sembuh.
4. Penyakit/konduite kanibal
4. Penyakit/konduite kanibal
pada ayamsehingga tidak sporadis mengakibatkan kematian. Hal ini disebabkan karena pakan yang kurang serta acapkali terlambat atau populasi dalam satu sangkar terlalu padat, sebagai akibatnya ayam mematuki badan ayam yang lain. Biasanya pecahan yg acapkali dipatuki yakni pecahan belakang hingga pantat. Cara mengatasi ya...pakan yang relatif, air cukup jangan sampai terlambat. Kalaupun sudah terjadi, cepatlah dipisah serta pecahan yg mengeluarkan darah (karena dipatuki) obati dengan betadine atau minyak tanah.
5. berak hijau atau berak kapur.
5. berak hijau atau berak kapur.
Ciri-cirinya terkadang kotoran ayam berwarna hijau atau keputihan, itu tandanya terkena basil ? Caranya mampu diobati menggunakan diminumkan tablet koleridin (sanggup dibeli di toko pakan) atau acapkali-acapkali memberi rebusan temu lawak, temuireng atau daun pepaya sebagai akibatnya ayam balik normal pencernaannya.
6. Snot
, apabila terdapat ayam terkena penyakit yang utamanya dicirikan menggunakan makan yg tidak terlalu bernafsu, paras pucat serta bulu kusam dan berjalannya/tingkahnya "lemes", hampir niscaya ayam terkena penyakit, segera sisihkan dan diobati dengan cara diatas
Penyakit Pada Ayam Kampung
Penyakit ayam sebenarnya sungguh poly terdapat pada Indonesia ini, tetapi pada bawah akan sedikit dijelaskan tentang beberapa jenis penyakit yg umumnya menyerang ayam kampung diserta tentang tindakan yg perlu pada ambil serta apa saja penyebab penyakit ayam kampung ini.
Berikut ini yakni beberapa jenis penyakit yg seringkali diidap oleh ayam kampung :
a. Tetelo (ND)
- Penyebabnya merupakan: paramyxivirus
- Gejala yang ada : gemetaran, ngorok dan batuk-batuk, kepala berputar-putar, kotoran berwarna putih kehijauan dan kelumpuhan dalam kaki dan sayap.
- Cara Pencegahan : sanitasi kandang, vaksinasi secara teratur, terhadap ayam yang terkena ND maka wajib segera dibakar.
- Cara Pengobatan: belum ada
b. Gumboro (gumboro disease)
- Penyebabnya merupakan : virus
- Gejala yg timbul : sangat lesu, ayam mendadak sakit dan gemetaran serta bulu-bulunya berdiri, diare putih di anus lemah serta malas berkecimpung.
- Cara Pencegahan : vaksinasi teratur secara dan jaga serta lakukan pencucian kandang
- Cara Pengobatan : belum ada
c. Penyakit cacing ayam (worm disease)
- Penyebabnya ialah: Cacing
- Gejala yang timbul : kurang aktif, pertumbuhan terhambat, bulu terlihat kusam.
- Cara Pencegahan : segera bersihkan kandang, menerangkan obat cacing secara terjadwal, ganti litter sangkar menggunakan terjadwal, dan pencegahan serangga yang mampu menjadi perantara.
- Cara Pengobatan: santunan obat cacing menyerupai pipedon-x liquid, sulfaquinoxalin, sulfamezatin, sulfamerazin, piperazin serta lain sebagainya
d. Berak kapur (Pullorum)
- Penyebabnya adalah : Bakteri Salmonella pullorum
- Gejala yg muncul : anak ayam bergerombol di bawah pemanas, ketua menunduk, kotoran melekat pada bulu-bulu disekitar anus
- Cara Pencegahan : mengusahakan induk terbebas dari penyakit ayam ini, fumigasi yang sempurna dalam mesin penetas dan kandang
- Cara Pengobatan : noxal, coxalin, quinoxalin 4, neo terramycyn.
e. Berak darah (Coccidiosis)
- Penyebabnya artinya : protozoa Eimeria sp.
- Gejala yang muncul : anak ayam terlihat sangat lesu, sayap terkulai, kotoran encer yang warnanya coklat campur darah, bulu-bulu disekitar anus kotor, ayam bergerombol pada tepi atau sudut sangkar.
- Cara Pencegahan : mengusahakan sanitasi yang baik serta peredaran udara yg baik juga atau mampu juga dengan santunan coccidiostat pada kuliner sinkron takaran
- Cara Pengobatan : noxal, sulfaquinoksalin, diklazuril atau lainnya
- Penyebabnya artinya : protozoa Eimeria sp.
- Gejala yang muncul : anak ayam terlihat sangat lesu, sayap terkulai, kotoran encer yang warnanya coklat campur darah, bulu-bulu disekitar anus kotor, ayam bergerombol pada tepi atau sudut sangkar.
- Cara Pencegahan : mengusahakan sanitasi yang baik serta peredaran udara yg baik juga atau mampu juga dengan santunan coccidiostat pada kuliner sinkron takaran
- Cara Pengobatan : noxal, sulfaquinoksalin, diklazuril atau lainnya
f. Penyakit Snot atau coryza
disebabkan oleh basil Haemophillus gallinarum.
Penyakit Snot dapat menyerang seluruh umur ayam serta terutama menyerang anak ayam, umumnya penyakit ini ada akhir adanya perubahan demam gosip dan banyak ditemukan di loka tropis. Perubahan demam informasi umumnya akan mempengaruhi kesehatan ayam. Angka morbiditas kawanan unggas bervariasi antara 1-30%. Mortalitas atau Angka tamat hayat yg disebabkan sang penyakit ini mencapai 30%.
Pengobatan :
Obat kimia yang sanggup digunakan diantaranya:
- Sulfatiasol.
- Sulfadimetoksin.
- Streptomisin.
- Sulfametasin.
- Sulfamerasin.
- Eritromisin.
- Vibravet (soluble powder) dengan takaran 4 gram dicampur 1 liter air minum, iberikan 4-5 hari.
- Ramuan jamu tradisional yang sanggup dipakai:
- Tepung beras padi 150 gram.
- Kencur 100 gram, ditumbuk halus.
- Jahe sebesar 25 gram atau kurang lebih 1 jari tangan, diparut.
- Bahan tersebut digilas dengan pipisan (lumpang) sampai halus serta tercampur merata.
- Ramuan ini dibuat pil sebesar biji jagung, kemudian dijemur hingga kering.
- biasa ta'kasi daun sirsak muda,
- caranya ambil daun sirsak lalu rendam pada air dan dikucek2 hingga warna airnya berubah hijau. air rendaman tersebut di cucikan ke muka ayam serta residu kucekan daunnya pada lolohkan ke ayam.insyaallah tiga hari SNOT nya hilang...
0 Response to "PENYAKIT DAN PENGOBATAN PADA PENYAKIT AYAM"
Post a Comment