PERAWATAN MABUNG PADA BURUNG CENDET
January 09, 2019
Add Comment
Merawat burung cendet yg sedang mabung tidak jauh tidak sinkron menggunakan perawatan burung kicauan jenis lainnya, hanya saja di sini kita lebih berfokus pada pakan hariannya. Hal tersebut agar proses mabung mampu berjalan menggunakan serentak atau mabung total, sebagai akibatnya proses mabung ini bisa berjalan lebih paripurna dan tanpa gangguan.
Secara generik tanda-pertanda burung cendet akan memasuki masa mabungnya, mampu diperhatikan menurut beberapa syarat menjadi berikut:
Perawatan mabung pada burung cendet sanggup dimulai menggunakan menambahkan pakan / voer ayam broiler (BR 1) ke pada voer yg biasa diberikan dalam burung, dengan perbandingan 50:50 saja.
Selain itu, pemberian pakan tambahan misalnya ulat hongkong mampu diberikan lebih poly menurut biasanya, misalnya ulat hongkong diberikan sebanyak lima-10 ekor pada pagi serta sore hari.
Kroto mampu diberikan setiap hari sebanyak satu sendok makan.
Vitamin misalnya BirdVit wajib diberikan buat membantu burung melewatkan masa mabungnya serta terhindar berdasarkan mabung tertekan.
Full kerodong bisa dilakukan dalam tahap-tahap awal proses mabung burung.
Pemberian mandi dan jemur untuk ad interim dilarang selama bulu-bulu burung masih berjatuhan atau rontok bulu. Setelah burung mulai menumbuhkan bulu baru maka porsi mandi sanggup diberikan lebih banyak menurut umumnya, misalnya dua - tiga kali sehari.
Hindari mempertemukan menggunakan burung sejenis, agar burung nir terlalu mengeluarkan tenaga yang tidak perlu.
Dengan perawatan yang rutin, masa mabung burung cendet akan berjalan lebih cepat serta tanpa gangguan, sehingga dalam 2 - tiga bulan , bulu-bulu baru telah tumbuh kembali, Sehingga burung bisa kembali tampil lebih aporisma.
Semoga berguna, serta Salam Kicau!
Secara generik tanda-pertanda burung cendet akan memasuki masa mabungnya, mampu diperhatikan menurut beberapa syarat menjadi berikut:
- Burung yang mulai jarang berkicau atau berhenti berkicau sama sekali.
- Bulu-bulu burung yg mulai kemarau serta gampang rusak.
- Adanya bulu-bulu halus yang berserakan pada dasar kandang hariannya.
Perawatan mabung pada burung cendet sanggup dimulai menggunakan menambahkan pakan / voer ayam broiler (BR 1) ke pada voer yg biasa diberikan dalam burung, dengan perbandingan 50:50 saja.
Selain itu, pemberian pakan tambahan misalnya ulat hongkong mampu diberikan lebih poly menurut biasanya, misalnya ulat hongkong diberikan sebanyak lima-10 ekor pada pagi serta sore hari.
Kroto mampu diberikan setiap hari sebanyak satu sendok makan.
Vitamin misalnya BirdVit wajib diberikan buat membantu burung melewatkan masa mabungnya serta terhindar berdasarkan mabung tertekan.
Full kerodong bisa dilakukan dalam tahap-tahap awal proses mabung burung.
Pemberian mandi dan jemur untuk ad interim dilarang selama bulu-bulu burung masih berjatuhan atau rontok bulu. Setelah burung mulai menumbuhkan bulu baru maka porsi mandi sanggup diberikan lebih banyak menurut umumnya, misalnya dua - tiga kali sehari.
Hindari mempertemukan menggunakan burung sejenis, agar burung nir terlalu mengeluarkan tenaga yang tidak perlu.
Dengan perawatan yang rutin, masa mabung burung cendet akan berjalan lebih cepat serta tanpa gangguan, sehingga dalam 2 - tiga bulan , bulu-bulu baru telah tumbuh kembali, Sehingga burung bisa kembali tampil lebih aporisma.
Semoga berguna, serta Salam Kicau!
0 Response to "PERAWATAN MABUNG PADA BURUNG CENDET"
Post a Comment