TIPS MENGATASI MURAI BATU YANG SUKA NGEBETMEN

Burung murai batu yang tak jarang membuka sayapnya ketika bertemu musuh dikenal dengan istiah ngebetmen. Biasanya syarat tadi dibarengi juga menggunakan konduite burung yang ngejeruju atau turun ke dasar sangkar sembari ngeriwik. Hal ini tentu nir disukai sang kicaumania lantaran akan mengurangi penampilannya saat dilombakan. Berikut tips mengatasi murai batu yang suka ngebetmen

Ngebetmen atau dikenal jua dengan kata ngelowo adalah sifat alami yg timbul dalam burung petarung jenis murai batu. Kondisi ini bahkan hampir sama dengan syarat mbagong pada burung kacer. Biasanya, konduite tadi muncul jika syarat burung sedang dalam kurang fit tetapi naluri fighternya terlalu tinggi.
Walaupun demikian ,apa pemicu sebenarnya sampai sekarang masih belum diketahui secara niscaya. Namun menurut pengalaman para murai batu mania di Indonesia, syarat ngebetmen bisa saja ada karena beberapa faktor ini dia:
  • Burung yg sedang over ereksi (OB).
  • Burung yang kalah mental atau down ketika melihat lawan terlalu militan.
  • Murai batu yg belum tuntas masa mabungnya (sedang dorong sayap / ekor), tetapi dipaksakan buat diadu bersama burung lain.
  • Burung yang acapkali dijemur secara berlebihan atau melebihi durasi yang dianjurkan.
  • Murai batu yang terlalu jinak.
  • Sudah bawaan karakter berdasarkan burung tadi.
Untuk penanganan burung murai batu yang terlanjur ngebetmen atau ngelowo , terdapat beberapa macam pola perawatan yang sanggup diterapkan sesuai menggunakan apa yg menjadi penyebab seperti pada poin di atas. Untuk detail, silakan simak penanganan murai batu yg ngebetmen berikut adalah:
Murai batu yang alami over ereksi ketika ditarungkan cenderung akan menampakan konduite ngebetmen ketika melihat lawannya. Untuk mengatasinya, sebaiknya burung tadi diberikan terapi penenangan terlebih dahulu serta hindari buat melombakannya apabila kondisinya masih belum siap benar . Beberapa bentuk terapi yang mampu diberikan buat menurunkan ereksi oleh burung antara lain:
  • Rutin mengembunkan burung setiap pagi hari.
  • Mengurangi jatah pakan tambahannya atau extra fooding yang bisa memicu birahi terutama jangkrik, sedangkan pakan yg bisa diberikan buat mengurangi over birahi adalah cacing tanah atau ulat bambu yang diberikan dalam pagi dan sore hari hingga kondisinya benar-benar pulih balik .
  • Rutin mengumbar burung dalam sangkar umbarannya setiap hari.
  • Mengurangi durasi penjemuran.
  • Memberikan multivitamin BirdVit selama masa terapi.
Selain beberapa pola perawatan seperti pada atas, hal-hal lain yg perlu diperhatikan ketika akan mengadukan burung murai batu agar terhindar menurut syarat ngebetmen atau ngelowo merupakan sebagai berikut:
  • Perhatikan umur burung sebelum dilombakan. Burung murai batu yang masih muda cenderung belum mempunyai pengalaman saat bertemu menggunakan versus-lawannya terutama yg telah mapan. Emosi mereka masih belum stabil dan terkadang meluap-luap, akibatnya burung tersebut mampu kelelahan serta berakhir dengan syarat ngebetmen.
  • Hindari melombakan burung yg belum tuntas masa mabungnya atau sedang membereskan mabung, terutama ketika proses dorong ekor / sayap. Burung murai batu yang sedang dalam syarat tersebut cenderung belum memiliki fisik dan stamina yg fit, sehingga sangat rentan alami ngebetmen atau kalah mental/ngedrop. Hal yg sama berlaku pada murai batu yang terpantau jatuh bulu atau sedang memasuki masa mabungnya.
  • Jika ngebetmen terjadi dampak burung yg terlalu usang dijemur, maka terapi yg dilakukan merupakan mengurangi atau menghentikan asupan pakan tambahan pemicu birahi dan bersifat panas seperti jangkrik dan ulat hongkong, pakan yang diberikan cukup cacing tanah serta ulat bambu saja. Selain itu, hadiah mandi sebaiknya ditambah berdasarkan yg umumnya serta penjemuran mulai dikurangi durasinya.
  • Untuk menangani perkara ngebetmen akibat burung murai batu yg terlampau jinak, maka yang dibutuhkan merupakan kemauan berdasarkan si pemilik burung tadi. Salah satu misalnya adalah saat memberikan pakan jangkrik atau serangga lainnya, buat membiasakan agar burung nir terlampau jinak maka pemberiannya tadi sebaiknya tidak dilakukan menggunakan diasongkan / disodorkan pada si burung, akan tetapi relatif dimasukkan ke dalam cepuknya lalu ditinggalkan.  Selain itu, pengumbaran yang teratur mampu membuat burung jadi nir terlalu jinak.
  • Bagian terakhir adalah syarat ngebetmen yg terjadi dampak mental atau karakter bawaan. Jika ini yg menimpa burung anda, maka akan sulit sekali buat mengatasinya. Salah satunya cara yg bisa dilakukan adalah rutin menaruh multimineral misalnya BirdMineral ataupun suplemen khusus seperti Testobird Booster untuk membantu mengatasi kasus metabolismenya sebagai akibatnya nalurinya menjadi burung petarung (fighter) akan kembali ada dan siap buat ditandingkan.
Itulah beberapa penanganan kasus burung murai batu yg kerap ngebetmen. Dengan melakukan beberapa perawatan dengan teratur maka si burung akan balik mampu tampil dengan lebih maksimal , sebagai akibatnya bisa membanggakan majikannya.
Semoga berguna

0 Response to "TIPS MENGATASI MURAI BATU YANG SUKA NGEBETMEN"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel