2019 Tips Budidaya Burung Kacer Untuk Pemula

kacxer.jpg

Burung Kacer atau burung marpie robin merupakan galat satu menurut sekian poly jenis burung kicau yg poly digemari. Baik itu karena suaranya yg rupawan maupun karena bentuk tubuh serta rona bulunya yang terlihat menarik. Kacer jua memiliki tingkah yang unik ketika berkicau sehingga magnetnya kian kuat menarik para penghobi burung. Oleh karena itu, tidak sedikit yang telah membudidayakan burung Kacer ini. Walaupun jumlah peternak burung kacer pada Indonesia belum sebesar penangkar murai batu. 

Beberapa varietas atau jenis burung kacer yang tak jarang dibudidaya oleh penghobi burung merupakan jenis burung kacer jawa atau Chopsycus sechellarum, serta kacer poci atau dalam bahasa latinnya Chopsycus saulary.
Baca juga:  9 Manfaat Penting BuahPepaya Untuk Burung Ocehan

Letak disparitas menurut dua jenis burung kacer ini adalah di bagian rona bulu menurut burung kacer tadi. Kacer jawa secara umum dikuasai berbulu hitam berdasarkan mulai daerah dada hingga kloaka. Sementara Kacer poci bulu yg berwarna hitam hanya sampai pada bagian dada, sedangkan dekat kloaka dalam kacer poci berwarna putih.

Jenis Burung Kacer 

1. Kacer Jawa atau Magpie Robin (Kacer Dada Hitam)
Kacer jawa juga kerap dianggap menjadi kacer hitam karena warna bulunya yang secara umum dikuasai hitam. Suaranya nyaring, keras dan lincah menirukan suara disekitarnya adalah karakteristik berdasarkan kacer jawa. Sedangkan penampilan dari kacer jawa adalah jenis burung yg atraktif menggunakan kicauan yang merdu.
Budidaya kacer jawa lebih cocok apabila daerah sekitar tempat tinggal Anda bersuhu panas. Lantaran kacer jawa memang menyukai suhu panas. Daerah penyebaran berdasarkan kacer jawa ini diantaranya di dataran kalimantan serta tentu saja jawa.

2. Kacer Poci  (Kacer Dada Putih)
 Burung Kacer jenis ini hampir mirip menggunakan jenis kacer jawa. Ciri – karakteristik berdasarkan kacer poci ini adalah terdapat warna putih pada bulu bagian dada, sayap, dan ekornya. Kicauan menurut burung kacer poci jua tidak kalah atraktif dengan kacer jawa. Dengan dibuktikan banyak burung kacer poci yg lolos juara lomba burung.

3. Kacer Blorok
Spesies burung kacer yang satu ini merupakan hasil menurut perkawinan silang antara species kacer jawa atau hitam menggunakan kacer poci pitih. Penamaan kacer blorok berdasarkan dalam warna bulu yang cenderung adalah kombinasi antara warna hitam serta putih yang bertabrakan pada semua bagian tubuh burung tersebut.

4. Kacer madagaskar
Burung kacer madagaskar atau Madagascar Magpie Robin (Copsychus albospecularis) terdiri menurut menurut 3 subspecies, yakni pica, albospecularis dan inexpectatus. Seluruh subspecies Copsychus  albospecularis ini tersebar pada daerah Madagascar Afrika. Bagian leher sebelah atas, punggung serta ekor berwarna hitam kebiru-biruan. Kemampuan berkicaunya tidak kalah menurut ke 2 sepupunya C. Saularis serta C. Sechellarum.
Burung kacer merupakan keliru satu burung petarung yang sulit buat dijinakkan, berternak Burung Kacer membutuhkan kesabaran serta keuletan serta sedikit bakat. Walau demikian, tidak sedikit jua para peternak kacer yang sukses berternak burung ini baik buat dijual maupun buat membentuk jagoan-jagoan yg akan di ikutkan ke pada lomba. Modal dasar anda adalah memiliki kemauan yg akbar serta tentu pula wajib diikuti dengan beberapa ilmu ataupun teknik yg mengagumkan. Karena bila kita nir punya kemauan yang bertenaga, meskipun kita memahami ilmu serta tekniknya maka mustahil akan berhasil. Begitu jua kebalikannya, apabila kita punya kemauan yg bertenaga buat bertenak kacer tetapi tidak mempunyai teknik serta ilmu yg sahih maka hasilnya pun akan mengecewakan. Untuk itu setidaknya kita wajib mempunyai keduanya, yaitu kemauan yg besar buat beternak kacer dan punya ilmu serta teknik yg benar. 

Untuk Anda yg ingin mencoba memulai budidaya kacer ada baiknya buat mengunjungi beberapa sentra atau tempat yg poly dijumpai para peternak kacer, agar dapat belajar langsung kepada orang yang pakar dibidang ternak kacer.

Berikut beberapa cara ternak kacer yang dihasilkan dari berbagai asal :

1. Persiapkan Kandang
Langkah pertama apabila hendak budidaya kacer tentu saja membuat kandang bagi burung tadi. Nah, buat budidaya kacer ini ada dua pilihan kandang, yakni kandang nir gantung dan kandang gantung.
1.    Kandang tidak gantung
Buatlah sangkar menggunakan berukuran panjang 100cm, lebar 100cm serta tinggi 200cm. Sebaiknya Anda membuat sangkar ternak kacer menurut bahan standar kayu balo, sebab struktur kayu balo yang keras sangat baik buat bahan standar pembuatan sangkar ternak kacer. Disamping itu, kayu balo terbilang lebih tahan terhadap hama rayap yang kerap menyerang kayu, serta lebih irit daripada kayu jati.
Beberapa komponen pendukung pada dalam kandang ternak kacer antara lain adalah adanya pangkringan untuk media kacer bertengger, loka makan dan minum yang bersih, glodok sarang, tumbuh – tanaman kecil, tulang sotong, serta kolam kecil ( dibentuk berdasarkan cawan tanah liat atau kaleng bekas roti yg diisi air ).
2.    Kandang gantung
Jika Anda memilih menggunakan sangkar gantung, perhatikan beberapa, yaitu: kandang setidaknya ukuran 50 x 50 x 50 cm, sanggup terbuat berdasarkan apa saja. Burung bisa dijemur buat merangsang birahinya. Di pada sangkar, setidaknya disediakan sarang buat bertelur, atau Anda jua sanggup menyediakan bahan-bahan yg digunakan buat pembuatan.
Keuntungan menurut sangkar gantung ini sanggup anda rasakan waktu memakai metode ini adalah ekonomis loka, lebih simpel dan nir repot tentunya. Hasilnya pun nir kalah menggunakan metode sangkar nir gantung atau besar karena metode ini pula sanggup menaruh keturunan yg sama baiknya dengan metode penangkaran. Bahkan beberapa peternak menyampaikan bahwa, kebanyakan anak menurut Kacer yang di kembangbiakan dengan metode kandang memiliki output.

2.    Memilih Induk
Keberhasilan dalam budidaya Burung Kacer bisa dikarenakan banyak faktor. Baik itu hadiah pakan, perawatan, sangkar, dan satu lagi yg nir boleh dilupakan adalah pemilihan induk yg baik. Mendapatkan indukan burung kacer yg berkualitas akan sangat menentukan output anakan ternak kacer Anda yang berkualitas pula. Beberapa cirri – cirri menurut indukan berkualitas adalah :
•    Tidak masih ada cacat fisik
•    Berbadan besar dan panjang
•    Gerakan indukan kacer enerjik, atraktif, gesit dan bersorot mata tajam
•    Indukan ternak kacer diusahakan adalah burung yang rajin berkicau atau akan lebih mengagumkan yang sudah pernah juara lomba.
•    Pilihlah induk betina maupun jantan yang jinak.
•    Usia burung buat betina setidaknya 1 tahun serta buat pejantan setidaknya 1,5 tahun atau dua tahun.
3.    Tahap Perjodohan
Setelah Anda sudah mendapatkan calon indukan kacer yg berkualitas, maka termin berikutnya pada ternak kacer merupakan proses penjodohan indukan jantan serta betina yang sedang memasuki periode kawin.
Langkah pertama dimulai menurut ta’aruf yang setidaknya sanggup dilakukan selama 1 atau 2 minggu memakai 2 buah kandang atau menggunakan sangkar bersekat. Masukkan induk betina terlebih dahulu agar beliau terbiasa untuk menyesuaikan diri. Setelah burung betina menyesuaikan diri, tambahkan burung jantan beserta sangkarnya dan jangan dilepas terlebih dahulu. Hal tadi dimaksudkan buat menghindari terjadinya hal-hal yang nir diinginkan misalnya perkelahian yang sanggup berakibat fatal.
Selama proses penjodohan berlangsung, Anda bisa memberikan kuliner ekstra agar menciptakan kedua burung lebih bergairah serta membutuhkan satu sama lain serta siap buat melakukan reproduksi. Selain itu, anugerah extra food (EF) pula akan memberikan beberapa manfaat, yaitu dapat mempertinggi kualitas telur, menaikkan kualitas anak, dll.

4.    Perawatan serta Masa Bertelur
Kandang usahakan selalu dibersihkan secara rutin, minimal 2 kali pada seminggu. Begitu pula dengan anugerah pakan dan penggantian air. Sebaiknya nir dilakukan terlalu acapkali. Ini dimaksudkan buat memberikan konsentrasi pada burung terutama pada ketika penjodohan dan agar perkawinan bisa berlangsung.
Hindari gangguan-gangguan constant atau gangguan yg terlalu seringkali. Pakan harus permanen diberikan secara rutin seperti umumnya, mampu berupa voer berkualitas dan ingat memberikan makanan ekstra berupa kroto maupun jangkrik 5 sampai 10 ekor per hari.
Tahap selanjutnya sesudah kedua indukan dimasukkan kedalam penangkaran yang sama, maka indukan betina akan mulai bertelur menggunakan jumlah lebih kurang dua sampai tiga telur dalam sekali periode isu terkini bertelur ternak kacer.
Pada periode setelah penjodohan dan sebelum bertelur, kandang harus senantiasa tersedia tulang sotong dimana nutrisi dari tulang sotong tadi sangat baik bagi pembentukan cangkang telur kacer agar bertenaga dan piyik kacer nir lahir cacat.
Setelah bertelur, umumya indukan kacer bertina akan mengerami telur tadi selama sekitar dua minggu dihitung sejak dari telur kacer pertama keluar berdasarkan indukan kacer betina.
Setelah telur dierami selama 2 minggu, umumnya telur bisa menetas. Setelah piyik terlihat, maka penting buat menambahkan kroto serta jua jangkrik di pada sangkar ternak kacer tersebut supaya indukan betina bisa memberikan makan kepada piyik yg masih baru tersebut.
5. Anakan Burung Kacer
Pada ternak kacer tahap meloloh membutuhkan waktu lebih kurang tiga sampai 4 minggu bagi indukan betina untuk memberikan makan pada piyik sampai piyik tadi dapat makan dengan sendirinya.
Pada termin pelolohan tadi, Anda wajib rajin menyediakan stok kroto, belalang, juga jangkrik pada pada sangkar ternak kacer tersebut supaya indukan tidak kebingungan buat mencari makan piyiknya.
Atau dirawat sang anda sendiri supaya si induk bisa lebih cepat bertelur lagi. Pada umumnya, burung bisa diambil sesudah berusia 10 hari buat diloloh memakai voer yg diencerkan menggunakan air hangat dan buat diberikan perawatan yang lebih baik.

6. Tahap Mensapih Piyik
Pada saat piyik sudah bisa makan sendiri, serta indukan kacer acapkali mematuki piyik saat piyik mendekat kepada indukan, saat itulah indukan hendak pulang bertelur dan piyik harus dipisah berdasarkan indukan. Tahap ini disebut menjadi tahap mesapih dalam global ternak kacer.
Setelah dipisah berdasarkan indukan, berikan kuliner anak kacer tersebut menggunakan voor, kroto, jangkrik, maupun belalang. Setelah dewasa serta kacer telah mulai berkicau, tanda kacer tersebut telah siap buat dipanen.
Tambahan:
Memasteri kacer semenjak kecil juga merupakan upaya yg mengagumkan buat investai masa depan, yakni agar ketika telah dewasa kacer sanggup berkicau dengan sangat handal, baik dalam menirukan bunyi burung master maupun pada menampilkan koleksi dan variasi lagu yg lebih banyak. Kacer dewasa yg pandai pada berkicau pastinya harganya sangat mahal.
Sekian, semoga berguna. Salam penghobi burung kicau.

0 Response to "2019 Tips Budidaya Burung Kacer Untuk Pemula"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel