BEBERAPA JENIS BURUNG BERACUN DARI PAPUA
January 09, 2019
Add Comment
Pulau Papua nir hanya menjadi tempat penyebaran burung cenderawasih yang berpenampilan cantik, akan tetapi pula beberapa spesies burung yg unik serta tidak akan bisa ditemukan pada global mana pun. Beberapa jenisnya bahkan dikenal menyimpan racun yg berfungsi sebagai bentuk pertahanan mereka. Berikut beberapa jenis burung beracun menurut Papua.
Papua yg di masa orde baru dikenal dengan nama Irian Jaya merupakan satu wilayah yg dihuni sang beragam jenis burung unik dan beraneka warna. Sebagian besar pada antaranya merupakan burung endemik yang nir akan bisa ditemukan pada daerah lain yg terdapat pada Indonesia seperti beberapa burung beracun ini dia.
1. Pitohui
Pitohui merupakan jenis burung endemik Papua yg hayati pada pedalaman hutan belantara Papua baik yang berada di Provinsi Papua serta Papua Barat dan pada negeri tetangga Papua Nugini. Spesies burung ini diketahui menyimpan racun pada lapisan bulu serta kulitnya. Racun tadi bermanfaat sebagai perlindungan atas ancaman predator.
Ada enam spesies pitohui yang semuanya mempunyai racun berupa neurotoxin. Kandungan racun tersebut sama misalnya yang masih ada dalam katak beracun berdasarkan Amazon.
Salah satu dari spesies pitohui tersebut sekarang poly dipelihara kicaumania pada Indonesia serta populer karena suaranya yang kencang. Di kalangan kicaumania, spesies pitohui itu dianggap dengan nama cucak rotan.
2. Anis-bentet kecil
Anis-bentet kecil memiliki nama lain Rufous shrikethrush atau little shrikethrush (Collurincia megarhyncha). Spesies burung ini mempunyai penyebaran di Australia, Indonesia, dan Papua Nugini. Sebagaimana burung pitohui, burung anis-bentet mini pula memiliki karakter racun yg sama.
3. Ifrita topi-biru
Ifrita-topi biru atau blue-capped ifrita (Ifrita kowaldi) merupakan jenis burung pemakan serangga yang termasuk endemik di Papua dan Papua Nugini. Racun yang sama terdapat pada bagian pada berdasarkan kulit dan bulunya.
Papua yg di masa orde baru dikenal dengan nama Irian Jaya merupakan satu wilayah yg dihuni sang beragam jenis burung unik dan beraneka warna. Sebagian besar pada antaranya merupakan burung endemik yang nir akan bisa ditemukan pada daerah lain yg terdapat pada Indonesia seperti beberapa burung beracun ini dia.
1. Pitohui
Pitohui merupakan jenis burung endemik Papua yg hayati pada pedalaman hutan belantara Papua baik yang berada di Provinsi Papua serta Papua Barat dan pada negeri tetangga Papua Nugini. Spesies burung ini diketahui menyimpan racun pada lapisan bulu serta kulitnya. Racun tadi bermanfaat sebagai perlindungan atas ancaman predator.
Ada enam spesies pitohui yang semuanya mempunyai racun berupa neurotoxin. Kandungan racun tersebut sama misalnya yang masih ada dalam katak beracun berdasarkan Amazon.
- Variable pitohui (Pitohui kirhocephalus)
- Hooded pitohui (Pitohui dichrous)
- White-bellied pitohui (Pitohui incertus)
- Rusty pitohui (Pitohui ferrugineus)
- Crested pitohui (Pitohui cristatus)
- Black pitohui (Pitohui nigrescens)
Salah satu dari spesies pitohui tersebut sekarang poly dipelihara kicaumania pada Indonesia serta populer karena suaranya yang kencang. Di kalangan kicaumania, spesies pitohui itu dianggap dengan nama cucak rotan.
2. Anis-bentet kecil
Anis-bentet kecil memiliki nama lain Rufous shrikethrush atau little shrikethrush (Collurincia megarhyncha). Spesies burung ini mempunyai penyebaran di Australia, Indonesia, dan Papua Nugini. Sebagaimana burung pitohui, burung anis-bentet mini pula memiliki karakter racun yg sama.
3. Ifrita topi-biru
Ifrita-topi biru atau blue-capped ifrita (Ifrita kowaldi) merupakan jenis burung pemakan serangga yang termasuk endemik di Papua dan Papua Nugini. Racun yang sama terdapat pada bagian pada berdasarkan kulit dan bulunya.
0 Response to "BEBERAPA JENIS BURUNG BERACUN DARI PAPUA"
Post a Comment