CUCAK HIJAU
January 09, 2019
Add Comment
Burung Cucak Hijau merupakan salah satu burung yg nir mampu ditinjau sebelah mata. Bintangnya semakin gemilang, terbukti di lomba-lomba burung berkicau pada beberapa wilayah, kelas yg dibuka buat burung ini selalu penuh.
KARAKTER DASAR BURUNG
Semi fighter. Burung ini bukanlah burung petarung murni, daya tarung yg ada dalam burung ini cenderung dampak taraf birahi dalam level eksklusif yang akan membuat burung ini menjaga daerah teritorialnya.
Takut gelap. Burung Cucak Hijau nir suka gelap serta gampang panik bila berada pada lingkungan atau suasana yg gelap. Hindari menempatkan burung ini pada loka yg gelap, apalagi membawanya dalam malam hari. Lantaran akan menyebabkan burung ini akan panik, nabrak ruji kurungan, bulunya rontok dan dapat menjadi stress.
Sangat cerdas, mudah menirukan akan tetapi sangat mudah lupa. Dalam kondisi normal, burung ini dapat merekam bunyi isian yg ada disekitarnya menggunakan sangat cepat. Sangat mudah pada master, namun jika pada kurun saat tertentu tidak mendengar suara-bunyi master yg sudah ada, maka dengan gampang hilang dari memorinya.
Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak pada manusia.
Takut gelap. Burung Cucak Hijau nir suka gelap serta gampang panik bila berada pada lingkungan atau suasana yg gelap. Hindari menempatkan burung ini pada loka yg gelap, apalagi membawanya dalam malam hari. Lantaran akan menyebabkan burung ini akan panik, nabrak ruji kurungan, bulunya rontok dan dapat menjadi stress.
Sangat cerdas, mudah menirukan akan tetapi sangat mudah lupa. Dalam kondisi normal, burung ini dapat merekam bunyi isian yg ada disekitarnya menggunakan sangat cepat. Sangat mudah pada master, namun jika pada kurun saat tertentu tidak mendengar suara-bunyi master yg sudah ada, maka dengan gampang hilang dari memorinya.
Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak pada manusia.
PEMILIHAN BAHAN YANG BAIK
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan dalam burung Cucak Hijau.
Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Cucak Hijau kelamin jantan bisa dicermati berdasarkan postur tubuh yang panjang harmonis, ekor lebih panjang, tulang belakang serta supit mini kedap, rona bulu lebih tegas, paruh berwarna gelap, warna bulu pada bagian bawah leher berwarna hitam dan menciptakan topeng dalam wajahnya, mata akbar melotot, bentuk ketua lebih akbar serta bergerak lincah.
Bentuk paruh, usahakan pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar serta panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin menggunakan posisi mata.
Postur badan, pilihlah bahan yg berpostur sedang dengan panjang leher, badan serta ekor dan kaki yang harmonis. Jangan memilih bahan yang berleher serta berbadan pendek.
Sayap mengepit kedap dan kaki mencengkram bertenaga, ini mengindikasikan bahan tadi sehat. Warna kaki nir berpengaruh terhadap mental burung.
Lincah dan bernafsu makan besar . Ini adalah ciri-ciri bahan yg bermental baik.
Rajin suara, ini mengindikasikan burung tadi mempunyai prospek yg cerah.
Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara aporisma.
MAKANAN YANG SESUAI
Voer (usahakan pilih yg berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok menggunakan sistem metabolisme setiap burung Cucak Hijau. Voer diberikan sebagai pelengkap kebutuhan nutrisinya. Selalu ganti dengan Voer yg baru setiap dua hari sekali.
Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa butir lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, lantaran butir Pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu mempertinggi daya tahan tubuh. Disamping itu, butir Pepaya sangat gampang dicerna serta sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan butir.
EF (Extra Fooding), pakan tambahan yg sangat baik yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu diadaptasi dengan karakter dalam masing-masing burung dan jua harus mengetahui dengan pasti pengaruh klausal berdasarkan pemberiannya EF tersebut.
PERAWATAN HARIAN
Perawatan harian buat burung Cucak Hijau nisbi sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin serta konsisten.
Berikut ini Pola Perawatan harian serta Stelan Harian buat burung Cucak Hijau:
- Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras.
- Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada norma masing-masing burung).
- Bersihkan sangkar harian.
- Ganti atau masukkan Voer, Air Minum dan buah segar.
Berikan Jangkrik 3 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah menaruh Jangkrik secara eksklusif dalam burung. - Penjemuran dapat dilakukan selama 1-dua jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, usahakan burung nir melihat burung homogen.
- Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tadi diteras selama 10 menit, kemudian kandang dikerodong.
- Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master menggunakan suara Master atau burung-burung Master.
- Jam 15.30 burung diangin-anginkan balik diteras, boleh dimandikan jika perlu.
Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF. - Jam 18.00 burung balik dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat hingga pagi harinya.
PENTING
Kroto segar diberikan 1 sdt maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi serta hari Kamis pagi.
Buah Segar diberikan rutin setiap hari, menggunakan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at serta hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.
Pengumbaran pada sangkar umbaran bisa dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari pada seminggu.
Berikan Multivitamin yg dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
Berikan butir pisang yg yang telah diolesi Madu setiap hari Sabtu.
PENANGANAN APABILA KONDISINYA OVER BIRAHI
Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi serta 1 sore
Bisa diberikan dua ekor Ulat Bambu pada 3 hari berturut-turut
Frekuensi mandi dibuat lebih seringkali, contohnya pagi-siang serta sore
Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 mnt/hari saja
PENANGANAN APABILA KONDISINYA DROP
Tingkatkan porsi hadiah Jangkrik menjadi lima pagi dan 5 sore
Tingkatkan porsi hadiah Kroto menjadi 3x seminggu
Mandi dibuat dua hari sekali saja
Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Cucak Hijau lain dahulu
Lamanya penjemuran ditambah sebagai 2-tiga jam/hari
PERAWATAN DAN STELAN UNTUK LOMBA
Perawatan lomba sebenarnya nir jauh berbeda menggunakan perawatan harian. Tujuan perawatan dalam termin ini yaitu mempersiapkan burung agar memiliki taraf birahi yg diinginkan dan mempunyai stamina yg stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba buat burung Cucak Hijau:
H-tiga sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 10 ekor pagi dan 6 ekor sore.
H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 mnt saja.
1 Jam sebelum digantang lomba, berikan Jangkrik 3 ekor serta Ulat Hongkong 10-20 ekor.
Apabila burung akan turun lomba pulang, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.
PENTING
Jangan memandikan burung pada saat di lapangan, lantaran bisa menciptakan ereksi burung tersebut sebagai sangat tidak stabil.
Berikan kesempatan pada burung untuk beradaptasi sebentar pada suasana lapangan, agar burung nir kaget.
PERAWATAN DAN STELAN PASCA LOMBA
Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
Berikut ini Pola Perawatan serta Stelan pasca Lomba buat burung Cucak Hijau:
Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.
Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 sesudah Lomba.
Sampai H+3 sesudah Lomba, penjemuran maksimal 30 mnt saja.
PERAWATAN DAN STELAN PADA MASA MABUNG
Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan daur alamiah dalam famili burung. Perawatan burung dalam masa mabung merupakan menjadi hal yg sangat penting, karena apabila perawatan yang keliru pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak. Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% berdasarkan kondisi normal. Oleh karenanya, burung butuh asupan nutrisi yg berkualitas baik dengan porsi lebih akbar dari syarat normal. Hindari mempertemukan burung menggunakan burung homogen, karena akan membuat proses mabung sebagai terganggu. Dampak dari ini adalah ketidak seimbangan hormon dalam tubuh burung. Proses mabung pula herbi hormon reproduksi.
Berikut ini Pola Perawatan masa mabung:
Tempatkan burung pada tempat yang sepi, jauh berdasarkan kemudian lintas manusia. Sebaiknya burung lebih poly pada syarat dikerodong.
Mandi relatif 1x seminggu saja serta jemur aporisma 30 mnt/hari
Pemberian porsi EF diberikan lebih poly lantaran sangat dibutuhkan buat pembentukan sel-sel baru serta buat pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibentuk lima ekor pagi serta lima ekor sore, Kroto 1 sdm setiap pagi dan Ulat Hongkong tiga ekor setiap pagi.
Berikan Multivitamin yg berkualitas yang dicampur pada air minum 2x seminggu.
Perbanyak hadiah buah pepaya, lantaran butir pepaya sangat gampang dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Disamping itu butir Pepaya poly mengandung poly vitamin C yang akan membantu menaikkan daya tahan tubuh burung.
Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih poly dalam kondisi diam serta mendengar. Inilah waktu yang tepat buat mengisi variasi bunyi sesuai menggunakan yg kita inginkan. Lakukan pemasteran menggunakan sempurna, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master. ( kicaumania.org )
0 Response to "CUCAK HIJAU"
Post a Comment