CUCAK RAWA

Burung Cucak Rowo adalah burung yang mempunyai tempat tersendiri pada hati penggemarnya. Ketenarannya nir pernah pudar. Bagi sebagian warga Indonesia, memelihara burung ini menyangkut status sosial seorang pada pada warga . Disamping dipelihara sebagai klangenan, burung Cucak Rowo jua tak jarang diturunkan pada arena lomba. Suaranya yg sangat keras serta lantang, menciptakan taste tersendiri didalam menikmati nyanyian burung Cucak Rowo.
Memelihara serta merawat burung Cucak Rowo sama menggunakan merawat burung berkicau jenis lainnya. Walaupun demikian, ada beberapa hal fundamental yang tetap harus kita perhatikan.

KARAKTER DASAR BURUNG CUCAK ROWO
Semi fighter. Burung ini bukanlah burung petarung murni, daya tarung yg ada pada burung ini cenderung dampak taraf ereksi dalam level eksklusif yg akan menciptakan burung ini menjaga daerah teritorialnya.
Sulit mengikuti keadaan. Burung Cucak Rowo nir gampang beradaptasi terhadap lingkungan yg baru. Disamping itu, burung ini mudah kaget jika pada sekitarnya ada sesuatu yang mengganggu ketenangannya.
Memiliki tingkat stress yang tinggi. Dalam kondisi eksklusif, burung ini mudah panik serta stress bila merasa terancam.
Mudah jinak. Dalam ketika eksklusif dan perlakuan serta perawatan yg baik, burung ini mudah sebagai jinak kepada pemiliknya.
PEMILIHAN BAHAN BURUNG CUCAK ROWO YANG BAIK
Ada beberapa hal krusial yang wajib diperhatikan pada pemilihan bahan atau bakalan pada burung Cucak Rowo.
Postur badan. Pilihlah bahan yang berpostur akbar memanjang menggunakan panjang leher, badan dan ekor dan kaki yang harmonis. Jangan memilih bahan yg berleher, berbadan pendek serta berpostur tubuh mini .
Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yg berpangkal lebar, tebal, besar serta panjang. Paruh bagian bawah wajib lurus. Jangan menentukan bahan yg mempunyai paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin menggunakan posisi mata.
Sayap mengepit rapat serta kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tadi sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
Lincah serta bernafsu makan akbar. Ini merupakan karakteristik-karakteristik bahan yang bermental baik.
Rajin suara, ini menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah.
Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power bunyi secara maksimal .
MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG CUCAK ROWO
Voer (usahakan pilih yg berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Cucak Rowo. Voer diberikan sebagai pelengkap kebutuhan nutrisinya. Selalu ganti menggunakan Voer yang baru setiap 2 hari sekali.
Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat serta beberapa butir lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena butir Pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sebagai akibatnya membantu menaikkan daya tahan tubuh. Disamping itu, buah Pepaya sangat gampang dicerna serta sangat cocok dengan sistem metabolisme homogen-rata burung pemakan buah.
EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang serta lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan menggunakan karakter pada masing-masing burung serta pula harus mengetahui dengan niscaya efek klausal menurut pemberiannya EF tadi.
PERAWATAN DAN STELAN HARIAN
Perawatan harian buat burung Cucak Rowo nisbi sama menggunakan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin serta konsisten.
Berikut ini Pola Perawatan harian serta Stelan Harian buat burung Cucak Rowo:
Jam 07.00 burung diangin-anginkan pada teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung dalam norma masing-masing burung).
Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum serta buah segar.
Berikan Jangkrik lima ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara pribadi pada burung.
Penjemuran bisa dilakukan selama 1-dua jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, usahakan burung nir melihat burung homogen.
Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tadi diteras selama 10 mnt, lalu sangkar dikerodong.
Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan bunyi Master atau burung-burung Master.
Jam 15.30 burung diangin-anginkan pulang diteras, boleh dimandikan apabila perlu.
Berikan Jangkrik 3 ekor pada cepuk EF.
Jam 18.00 burung pulang dikerodong serta di perdengarkan suara Master selama masa istirahat hingga pagi harinya.
PENTING
Kroto segar diberikan 1 sdt aporisma 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi serta hari Kamis pagi.
Buah Segar diberikan rutin setiap hari, menggunakan format: Hari Senin hingga hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at serta hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau butir lainnya.
Pengumbaran pada kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
Berikan Multivitamin yg dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
Berikan butir pisang yang yang telah diolesi Madu setiap hari Sabtu.
PENANGANAN APABILA KONDISINYA OVER BIRAHI
Pangkas porsi Jangkrik menjadi dua pagi serta 2 sore
Bisa diberikan dua ekor Ulat Bambu dalam 3 hari berturut-turut
Frekuensi mandi dibentuk lebih tak jarang, misalnya pagi-siang dan sore
Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
PENANGANAN APABILA KONDISINYA DROP
Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik sebagai 8 pagi serta 4 sore
Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu
Mandi dibuat dua hari sekali saja
Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Cucak Rowo lain dahulu
Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
PERAWATAN DAN STELAN UNTUK LOMBA
Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda menggunakan perawatan harian. Tujuan perawatan pada termin ini yaitu mempersiapkan burung supaya memiliki tingkat birahi yang diinginkan serta mempunyai stamina yg stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
Berikut ini Pola Perawatan serta Stelan Lomba buat burung Cucak Rowo:
H-tiga sebelum lomba, Jangkrik sanggup dinaikkan menjadi 8 ekor pagi dan 4 ekor sore.
H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur aporisma 30 mnt saja.
1 Jam sebelum di gantang lomba, berikan Jangkrik 3 ekor dan Ulat Hongkong 10-20 ekor.
Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.
PENTING
Jangan memandikan burung pada saat pada lapangan, karena bisa menciptakan birahi burung tersebut menjadi sangat nir stabil.
Berikan kesempatan dalam burung buat mengikuti keadaan sementara waktu dalam suasana lapangan, supaya burung nir kaget.
PERAWATAN DAN STELAN PASCA LOMBA
Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina serta mengembalikan kondisi fisik burung.
Berikut ini Pola Perawatan serta Stelan pasca Lomba buat burung Cucak Rowo:
Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.
Berikan Multivitamin dalam air minum pada H+1 sesudah Lomba.
Sampai H+tiga selesainya Lomba, penjemuran maksimal 30 mnt saja.
PERAWATAN DAN STELAN PADA MASA MABUNG
Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan daur alamiah dalam keluarga burung. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena bila perawatan yang keliru dalam masa ini akan menciptakan burung menjadi rusak. Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karenanya, burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik menggunakan porsi lebih akbar berdasarkan kondisi normal. Hindari mempertemukan burung dengan burung homogen, lantaran akan menciptakan proses mabung sebagai terganggu. Dampak dari ini merupakan ketidak seimbangan hormon dalam tubuh burung. Proses mabung jua berhubungan dengan hormon reproduksi.
Berikut ini Pola Perawatan masa mabung:
Tempatkan burung di loka yg sepi, jauh dari kemudian lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak pada kondisi dikerodong.
Mandi cukup 1x seminggu saja serta jemur aporisma 30 menit/hari
Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak lantaran sangat diperlukan buat pembentukan sel-sel baru serta buat pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibentuk 10 ekor pagi dan 6 ekor sore, Kroto 1 sdm setiap pagi dan Ulat Hongkong tiga ekor setiap pagi.
Berikan Multivitamin yg berkualitas yg dicampur di air minum 2x seminggu.
Perbanyak hadiah butir pepaya, lantaran buah pepaya sangat gampang dicerna sebagai akibatnya melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Disamping itu buah Pepaya poly mengandung banyak vitamin C yang akan membantu menaikkan daya tahan tubuh burung.
Lakukan pemasteran. Masa mabung menciptakan burung lebih poly dalam syarat diam dan mendengar. Inilah ketika yg sempurna buat mengisi variasi suara sesuai menggunakan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran menggunakan sempurna, sesuaikan karakter serta tipe suara burung dengan bunyi burung master.

0 Response to "CUCAK RAWA"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel