MEMBEDAKAN PARKIT MUDA DAN PARKIT YANG SIAP DITERNAK
January 09, 2019
Add Comment
Kali ini kita akan membahas bagaimana memprediksi umur parkit dan membedakan jenis kelaminnya. Sebab poly juga yg bertanya mengapa parkitnya tidak mau bertelur, padahal telah berpasangan. Setelah diselidiki, ternyata burung tersebut masih sangat belia. Faktanya, sebagian akbar pemula yang mencoba beternak parkit masih belum mengetahui cara membedakan parkit masih belia yg belum siap diternak serta parkit yang telah siap reproduksi.
Sebagai pedoman awal, ada 4 hal yg mampu dijadikan tengara untuk memprediksi umur burung parkit. Istilah prediksi ini hanya berlaku kalau Anda membeli parkit menurut pasar burung, yg biasanya pedagang pun nir pernah tahu umur yang sebenarnya. Berbeda jika Anda membelinya menurut tempat penangkaran. Penangkar yang baik biasanya memiliki recordingatau catatan data apapun ihwal ternak yang dijualnya.
Adapun keempat tengara yg dimaksud meliputi :
- Tengara garis di kepala
- Tengara iris mata
- Tengara bintik hitam di dagu dan leher
- Tengara rona hidung atau cere
Berikut ini penjelasan tentang masing-masing tengara.
1. Tengara garis di kepala
Pada beberapa jenis parkit, burung yang masih berusia pada bawah 4 bulan mempunyai garis-garis pada bulu cuilan depan kepala. Garis-garis ini berjajar sampai pangkal paruh, tepatnya di bersahabat cere atau lubang hidungnya.
Pada usia lima bulan, garis-garis tadi akan hilang sebab artinya burung parkit akan mengalami proses rontok bulu (mabung) untuk kali pertama. Sebulan lalu, atau usia 6 bulan ke atas, warna bulu cuilan depan kepala yang semula masih ada garis-garis berubah menjadi lebih jelas (garis-garis telah hilang tetap).
Nah, ketika bulu di cuilan depan ketua telah terlihat terperinci, inilah adalah pertanda parkit siap buat dikembangbiakkan.
Perlu diingat, dalam beberapa jenis parkit lainnya, terkadang garis-garis bulu ini nir kelihatan terperinci atau kurang jelas meski usianya masih belia.
GARIS DI KEPALA BISA MENJADI TENGARA USIA PARKIT
2. Tengara iris mata
Iris mata ialah cuilan menyerupai cincin yang mengelilingi bola mata, atau sanggup pula dianggap cincin mata. Kita juga mampu memprediksi umur parkit berdasarkan warna iris matanya. Hal ini penting buat mengkonfimasi prediksi awal berdasarkan garis di kepala. Pada jenis parkit eksklusif yang waktu belia hanya mempunyai garis kurang jelas, tengara iris mata sebagai sangat membantu dalam memprediksi umur.
Burung parkit yang masih muda, atau berusia kurang dari 4 bulan, mempunyai iris mata berwarna hitam, bahkan semuanya hitam.
Memasuki usia 4 – 6 bulan, rona iris menjadi abu-abu gelap. Kemudian dalam usia 6 – 8 bulan berwarna abu-abu, hingga balasannya saat telah berusia 8 bulan atau lebih berwarna putih terang. Saat inilah burung parkit siap buat dikembangbiakkan.
PARUBAHAN WARNA PADA IRIS MATA SESUAI DENGAN USIA PARKIT
Tengara iris mata pada atas tidak berlaku buat parkit jenis tertentu yang secara genetik memang mempunyai iris mata merah, serta parkit hasil mutasi rona menyerupai albino, lutino, lacewing, serta fallow yang umumnya punya iris mata berwarna pink.
3. Tengara bintik hitam di dagu serta leher
Parkit yang masih belia mempunyai bintik-bintik (spot) berwarna hitam serta tidak beraturan dalam bulu di cuilan dagu serta lehernya. Bintik-bintik ini akan menyatu dan menjadi spot hitam yang besar sehabis burung berusia dewasa.
4. Tengara rona hidung atau cere
Melihat hidung atau cere juga mampu dijadikan tengara buat memperkirakan usia burung parkit. Makin jelas warnanya, makin belia usianya.
MEMPERKIRAKAN USIA PARKIT BERDASARKAN WARNA CERE / HIDUNG
Membedakan parkit jantan dan betina
Setelah mengetahui beberapa tengara buat memprediksi umur burung parkit, hal berikutnya yang tak kalah penting dalam konteks penangkaran adalah membedakan jenis kelamin burung bagus tadi.
Jenis kelamin burung parkit antara lain sanggup ditinjau pada cuilan pangkal paruh pada mana kedua lubang hidung (nostril) atau cere berada. Pada burung jantan, warnanya biru bau tanah mengkilat. Sedangkan pada burung betina berwarna keputihan atau cokelat belia.
Ketentuan ini berlaku buat burung parkit dewasa, atau telah berusia 6 bulan lebih. Pada burung belia, apalagi jikalau umurnya masih di bawah 4 bulan, rona cuilan pangkal paruh ini nyaris sama, putih atau cokelat belia. Tetapi jika ditinjau secara cermat, maka dalam burung muda jantan warnanya sedikit lebih kebiruan, yg akan makin jelas seiring menggunakan pertambahan usia.
KIRI: WARNA CERE PADA PARKIT MUDA NYARIS SAMA. TENGAH: WARNA CERE PADA PARKIT JANTAN TERLIHAT BIRU. KANAN: WARNA CERE PADA PARKIT BETINA TERLIHAT PUTIH ATAU COKELAT MUDA.
Burung parkit sudab bisa diternakkan dalam usia 6 bulan ke atas, diawali dengan proses penjodohan. Pada usia 7 bulan, burung sudah memasuki masa ereksi. Saat itulah perlu ditingkatkan kualitas pakannya, terutama tauge, jagung belia, serta butir-buahan yg mampu mendorong ereksi mereka.
Penyediaan pelengkap spesifik buat burung penangkaran, sepertiBirdMature, sangat dianjurkan, terutama buat menaikkan fertilitas (taraf kesuburan telur), daya tetas (persentase jumlah anakan yg menetas), serta mengurangi nomor mortalitas (kematian) piyik umur 1-30 hari.
Apabila Anda berencana beternak parkit dalam waktu dekat, berikan lampu pada pada kandang penangkaran buat mengantisipasi hawa cuek di isu terkini hujan.
Semoga bermanfaat.
0 Response to "MEMBEDAKAN PARKIT MUDA DAN PARKIT YANG SIAP DITERNAK"
Post a Comment